Komposisi Campuran sesuai SNI
Kualitas bangunan sangat dipengaruhi material bangunan. Selain mutu material yang harus bagus, penggunaan komposisi perbandingan adukan juga harus tepat. Seperti kita ketahui, campuran adukan semen dan pasir merupakan bahan baku utama bangunan. Dalam bangunan tertentu misalnya beton, biasanya ditambahkan split atau kerikil. Untuk mendapatkan hasil bangunan yang berkualitas, penting memperhatikan perbandingan penggunaan material.
Masing-masing bangunan memiliki Perbandingan takaran yang berbeda. Beda fungsi bangunan tentunya beda komposisi. Apabila campuran pasir dengan semen tidak sesuai, akibatnya air dari dalam tanah akan meresap ke dalam dinding, sehingga permukaan dinding akan terlihat basah atau lembab.
Dalam membangun rumah, jalan, dan konstruksi lainnya, diperlukan perhitungan rumus campuran beton yang tepat. Salah hitung malah akan menyebabkan material terbuang percuma dan hasil cor beton yang tidak sesuai harapan. Tidak hanya kontraktor atau tukang bangunan saja yang bisa menghitung rumus campuran beton ini, Class pun juga bisa mempelajarinya!
Campuran beton 1:2:3
Ini merupakan rumus campuran beton yang paling umum digunakan oleh tukang bangunan. Ini dikarenakan campuran beton dengan rasio seperti ini diyakini memiliki kualitas yang setara dengan campuran beton K225, tanpa harus ribet menghitung. Rumus 1:2:3 artinya untuk membuat campuran pondasi beton, dibutuhkan 1 porsi semen, 2 porsi pasir, dan 3 porsi kerikil yang ditambah lagi dengan 0,5 porsi air. Dari rumus ini, Anda pun jadi mengetahui berapa banyak jumlah semen, pasir, dan kerikil yang dibutuhkan untuk membuat campuran 1 m3 beton.
Pertama-tama, Anda harus mengetahui dulu bobot jenis beton. Di sini, tetapan bobot jenis beton adalah 2.325 kg/m3. Sekarang, Anda tinggal menghitung berat masing-masing bahan untuk membuat campuran beton. Berikut perhitungannya:
Semen = (1:6,5) x 2.325 kg/m3 = 357,69 kg
Pasir = (2:6,5) x 2.325 kg/m3 = 715,3 kg
Kerikil = (3:6,5) x 2.325 kg/m3 = 1073,07 kg
Air = (0,5:6,5) x 2.325 kg/m3 = 178,8 kg
Campuran beton mutu K300
Apa yang dimaksud dengan mutu beton K300? Campuran beton ini memiliki tekanan sekuat 300 kilogram per cm2. Tentu saja ini berarti rumus campuran beton yang digunakan akan cukup berbeda dari sebelumnya, dan lebih rumit lagi karena membutuhkan ketelitian yang lebih tinggi. Secara singkat, SNI sudah mengeluarkan kebutuhan komposisi beton berdasarkan mutunya, di mana untuk beton mutu K300 adalah sebagai berikut:
K300 (26,4 Mpa) = Semen (413 kg) : Pasir (681 kg) : Kerikil (1.021 kg)
Dalam patokan ini, SNI menganjurkan komposisi air sebanyak 215 liter untuk bisa membuat campuran beton bermutu K300. Nah, bagi Class yang ingin mengkonversikan komposisi campuran beton tersebut menjadi satuan ember, maka Class perlu mengetahui berat jenis masing-masing material yang dibutuhkan. Cukup sulit untuk mengetahuinya tanpa ada data akurat dari laboratorium, namun Class bisa menggunakan tetapan sebagai berikut:
Semen = 1.250 kg/m3
Pasir = 1.400 kg/m3
Kerikil = 1.350 kg/m3
Sisanya, kita tinggal membagi komposisi campuran beton dengan berat jenis masing-masing material untuk bisa mendapatkan rasio satuan ember. Berikut ini perhitungannya:
Semen = 413/1250 = 0,3304
Pasir = 681/1400 = 0,4864
Kerikil = 1021/1350 = 0,7563
Maka,
Semen : Pasir : Kerikil = 0,3304 : 0,4864 : 0,7563
Semen : Pasir : Kerikil = 1 : 1,47 : 2,29
Untuk itu, Class perlu mencampurkan 1 ember semen, 1,47 ember pasir (bisa dibulatkan ke atas menjadi 1,5 ember), 2,29 ember kerikil (bisa dibulatkan ke atas menjadi 2,3 ember), dan 215 liter air.
Campuran beton mutu K225
Cara menghitung rumus campuran beton bermutu K225 pun sebetulnya tidak berbeda jauh dengan rumus campuran beton bermutu K225. Ini dikarenakan hanya ada satu perbedaan di antara keduanya, yakni kebutuhan komposisi berdasarkan mutunya dari SNI. Kita bisa lihat komposisinya di bawah ini:
K225 (19,3 Mpa) = Semen (371 kg) : Pasir (698 kg) : Kerikil (1.047 kg)
Sama seperti sebelumnya, Class perlu mencampurkannya dengan 215 liter air. Tentu saja dengan perhitungan ini, Class sudah bisa membuat campuran beton bermutu K225. Namun, untuk memudahkan Class, berikut ini perhitungan rasio satuan ember untuk campuran beton mutu K225 menggunakan tetapan berat jenis material yang sama seperti poin sebelumnya:
Semen = 371/1250 = 0,2968
Pasir = 698/1400 = 0,4986
Kerikil = 1047/1350 = 0,7755
Maka,
Semen : Pasir : Kerikil = 0,2968 : 0,4986 : 0,7755
Semen : Pasir : Kerikil = 1 : 1,68 : 2,6
Jadi, Class memerlukan 1 ember semen, 1,68 ember pasir, 2,6 ember kerikil, dan 215 liter air untuk membuat campuran beton bermutu K225.
Berikut ini Informasi Tabel Campuran Beton serta jumlah bahan campur yang diterbitkan Oleh SNI.
Tabel Perbandingan Campuran Beton untuk 1 M³ Kubik Beton
| Komposisi Campuran Beton K 100 (f'c = 7,4 Mpa) | Jumlah Bahan |
|---|---|
| Semen | 247 kg |
| Pasir | 869 kg |
| Kerikil/Split | 999 kg |
| Air | 215 liter |
| Komposisi Campuran Beton K 125 (f'c = 9,8 Mpa) | Jumlah Bahan |
| Semen | 276 kg |
| Pasir | 828 kg |
| Kerikil/Split | 1012 kg |
| Air | 215 liter |
| Komposisi Campuran Beton K 150 (f'c = 12,2 Mpa) | Jumlah Bahan |
| Semen | 299 kg |
| Pasir | 799 kg |
| Kerikil/Split | 1017 kg |
| Air | 215 liter |
| Komposisi Campuran Beton K 175 (f'c = 14,5 Mpa) | Jumlah Bahan |
| Semen | 326 kg |
| Pasir | 760 kg |
| Kerikil/Split | 1029 kg |
| Air | 215 liter |
| Komposisi Campuran Beton K 200 (f'c = 16,9 Mpa) | Jumlah Bahan |
| Semen | 352 kg |
| Pasir | 731 kg |
| Kerikil/Split | 1037 kg |
| Air | 215 liter |
| Komposisi Campuran Beton K 225 (f'c = 19,3 Mpa) | Jumlah Bahan |
| Semen | 371 kg |
| Pasir | 698 kg |
| Kerikil/Split | 1047 kg |
| Air | 215 liter |
| Komposisi Campuran Beton K 250 (f'c = 21,7 Mpa) | Jumlah Bahan |
| Semen | 384 kg |
| Pasir | 692 kg |
| Kerikil/Split | 1039 kg |
| Air | 215 liter |
| Komposisi Campuran Beton K 275 (f'c = 24,0 Mpa) | Jumlah Bahan Campuran |
| Semen | 406 kg |
| Pasir | 684 kg |
| Kerikil/Split | 1026 kg |
| Air | 215 liter |
| Komposisi Campuran Beton K 300 (f'c = 26,4 Mpa) | Jumlah Bahan Campuran |
| Semen | 413 kg |
| Pasir | 681 kg |
| Kerikil/Split | 1021 kg |
| Air | 215 liter |
| Komposisi Campuran Beton K 325 (f'c = 28,8 Mpa) | Jumlah Bahan Campuran |
| Semen | 439 kg |
| Pasir | 670 kg |
| Kerikil/Split | 1006 kg |
| Air | 215 liter |
| Komposisi Campuran Beton K 350 (f'c = 31,2 Mpa | Jumlah Bahan Campuran |
| Semen | 448 kg |
| Pasir | 667 kg |
| Kerikil/Split | 1000 kg |
| Air | 215 liter |
Cara Menghitung Campuran Beton apabila pemesanan pasir dan split/koral menggunakan satuan Kubikasi yakni lihat catatan Konversi dibawah ini:
- 1 Kubik Pasir = 1400 kg
- 1 Kubik Kerikil/Split = 1800 kg
Ukuran Dolak untuk Campuran 1 Kubik beton yaitu; Panjang 2 Meter, Lebar 2 Meter, Tinggi 40 cm. Disarankan menggunakan mesin molen agar adukan lebih maksimal jika memungkinkan.
Ukuran tersebut dapat di modifikasi sesuai kebutuhan.
Komentar
Posting Komentar