Pengertian Koping dan Strategi Koping
Koping adalah upaya individu berupa pikiran dan tindakan dalam mengatasi situasi yang dirasakan menekan, menantang atau mengancam. Koping merupakan strategi penyesuaian diri dalam mengatasi ancaman untuk keseimbangan diri yang merupakan suatu proses. Koping adalah Aktifitas kognisi dalam bentuk penilaian kognisi terhadap kejadian dan reaksi, kemudian menetapkan respon-respon yang didasarkan pada proses penilaian tersebut (Kozier, 2004)
Folkman dan Lazaru (1985) mendefinisikan koping sebagai usaha kognitif dan perilaku secara konstan dalam mengatasi tuntutan internal dan atau eksternal khusus yang melelahkan atau melebihi sumber individu. Koping berorientasi pada proses, yang berarti bahwa koping berfokus pada apa yang sebenarnya dipikirkan dan dilakukan seseorang dalam situasi stress dan berubah seiring berkembangnya situasi stress
Koping juga dapat digambarkan sebagai perubahan kognitif dan perilaku secara konsisten dalam upaya megatasi tuntutan internal dan eksternal berhubungan dalam masalah dan situasi atau menghadapinya.
Stuart dan Sundeen (1998) menyatakan bahwa koping merupakan usaha yang dilakukan terhadap masalah sehingga menghasilkan keringanan, penghargaan, dan keseimbangan. Koping merupakan cara menangani perasaan tidak nyaman seperti kecemasan, takut, sedih, dan perasaan bersalah karena berkaitan dengan situasi yang menimbulkan ancaman bagi individu.
Jadi dapat disimpulkan bahwa koping adalah proses yang dilalui oleh individu dalam menyelesaikan situasi yang mengancam dirinya baik isik maupun psikologi. Respon koping sangat berbeda antar individu dan sering berhubungan dengan persepsi individu dari kejadian penuh stress. Usaha koping angat bervariasi dan pada dasarnya tidak selalu mengarah pada solusi suatu masalah.
Lazaru dan Folkman (1985) mengemukakan bahwa proses suatu strategi koping ada dua yakni :
a. Problem Focused Coping : usaha untuk melakukan sesuatu yang berguna dengan tindakan langsung dan konstruktif, stress dipandang sebagai suatu masalah yang harus diselesaikan dengan strategi problem solving untuk menurunkan atau menghilangkan sumber stress
b. Emotional Focused Coping : menekankan pada konsekuensi emosional dari kejadian yang menimbulkan stress, meskipun cara ini belum tentu dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. Pada dasarnya strategi ini mengacu pada perubahan dalam persepsi individu tentang situasi yang menimbulkan stress
Stratgi Koping dikelompokan menjadi delapan menurut Folkman dan Lazarus (1985), Kozier (2004), dan Glanz (2008)
a. Confrontative Coping : individu berpegang teguh pada pendiriannya dan memperjuangkan apa yang diinginkannya, menggambarkan usaha-usaha agresif untuk mengubah situasi, dan mengambil resiko dalam situasi stress
b. Planful Problem Solving : usaha memikirkan rencana tindakan untuk memecahkan situasi dan usaha problem solving yang sengaja untuk mengubah situasi
c. Seeking Social Support : usaha individu mencari kenyamanan dan nasehat dari orang lain untuk mengatasi masalah melalui informasi seperti berbicara pada seseorang untuk mengetahui lebih banyak tentang situasi, dukungan nyata, dan emosional untuk menerima simpati dan pengertian dari orang lain
d. Self Control : usaha individu untuk menabahkan hati dan tidak membiaran perasaan terlihat dengan mengontrol perasaan dan tindakannya
e. Distancing : usaha individu untuk melepaskan diri dengan menciptakan pandangan postifi dan menenggelamkan diri dalam kegiatan dan aktifitas untuk melepaskan pikiran dari permasalahan yang dihadapi
f. Positive Reappraisal : usaha individu untuk menciptakan arti positif dengan memfokuskan pada pertumbuhan pribadi dengan mengubah pemikiran secara positif dan mengandung nilai religius
g. Accepting responbility : individu mengakui bahwa diri sendiri yang mengakibatkan masalah dan mencoba belajar dari pengalaman. Bentuk koping ini menekankan aspek pengenalan diri dalam suatu masalah dengan melakukan hal yang benar
h. Escape Avoidance : individu berharap situasi akan berlalu dan bagaimanapun akan berakhir dengan menunjukkan usaha tingkah laku untuk melarikan diri dari masalah atau menghindar secara nyata dari situasi stress melalui obat-obatan, minuman keras. merokok, atau makan berlebihan
Faktor yang mempengaruhi pemilihan strategi koping stress individu yaitu:
a. Kesehatan Fisik
b. Keyakinan atau Pandangan Positif
c. Keterampilan Memecahkan Masalah
d. Keterampilan Sosial
e. Dukungan Sosial
f. Kemampuan Ekonomi
g. Jenis Kelamin
Komentar
Posting Komentar